<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>good, be better, and be the best</title>
	<atom:link href="http://zalipunya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zalipunya.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Feb 2010 08:12:45 +0000</lastBuildDate>
	<language></language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='zalipunya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>good, be better, and be the best</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://zalipunya.wordpress.com/osd.xml" title="good, be better, and be the best" />
	<atom:link rel='hub' href='http://zalipunya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menilai Dari Kegunaannya</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/02/14/menilai-dari-kegunaannya/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/02/14/menilai-dari-kegunaannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 11:50:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/2010/02/14/menilai-dari-kegunaannya/</guid>
		<description><![CDATA[Tak satupun di dunia ini yang tak memiliki manfaat bagi yang lainnya. Dan kemanfaatan itu saling berhubungan dengan yang lain. Hal itu bisa dibuktikan dengan adanya teori rantai makanan. Oleh karena itu segala sesuatu tercipta untuk memenuhi hidup manusia ini, agar bisa menstabilkan dunia dengan segala kebijakan kepemimpinan manusia itu sendiri. Tapi masalahnya, banyak orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=54&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak satupun di dunia ini yang tak memiliki manfaat bagi yang lainnya. Dan kemanfaatan itu saling berhubungan dengan yang lain. Hal itu bisa dibuktikan dengan adanya teori rantai makanan. Oleh karena itu segala sesuatu tercipta untuk memenuhi hidup manusia ini, agar bisa menstabilkan dunia dengan segala kebijakan kepemimpinan manusia itu sendiri.<span id="more-54"></span></p>
<p>Tapi masalahnya, banyak orang yang mempergunakan alam secara salah dan berlebihan. Contohnya pakaian yang sebenarnya memiliki fungsi untuk melindungi tubuh dari lingkungan luar, untuk meminimalisir nafsu terhadap orang lain. Namun kini pakaian dipergunakan sebagai ajang keindahan semata, malah disalahgunakan dengan menggunakan pakaian minim, yang malah fungsinya tidak bisa dicapai oleh si pengguna.<br />
Dan sebenarnya masih banyak lagi yang lainnya. Membeli barang paling mahal, padahal dibandingkan fungsinya dengan yang murah ternyata sama, buat apa membeli yang berlebih.<br />
karena berlebihan itu tak baik,<br />
hanya kesempurnaan yang indah bagi seluruh penjuru dunia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=54&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/02/14/menilai-dari-kegunaannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kedudukan Manusia</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/28/47/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/28/47/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 16:11:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[menuju kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/28/47/</guid>
		<description><![CDATA[Kita sering bingung apa yang sebenarnya tujuan kita terlahir ke bumi. Malah banyak terjadi salah pemahaman bagaimana kedudukan manusia di bumi. Apa yang kita lakukan dengan alam ini? Bagaimana kedudukan alam bagi manusia? Kali ini kita akan membahas tentang kedudukan kita sebagai manusia. Manusia adalah pemimpin di bumi ini. Logikanya saja ya, hanya manusia yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=47&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita sering bingung apa yang sebenarnya tujuan kita terlahir ke bumi. Malah banyak terjadi salah pemahaman bagaimana kedudukan manusia di bumi. Apa yang kita lakukan dengan alam ini? Bagaimana kedudukan alam bagi manusia?<span id="more-47"></span><br />
Kali ini kita akan membahas tentang kedudukan kita sebagai manusia. Manusia adalah pemimpin di bumi ini. Logikanya saja ya, hanya manusia yang memiliki freewill/kehendak bebas, juga hanya kita yang memiliki akal serta dapat bergerak dengan leluasa dibandingkan dengan segala yang ada di bumi ini. Memang hewan bisa bergerak, tapi mereka tak punya akal yang bisa memimpin bumi ini, mereka hanya memiliki insting yang memang membuatnya seolah-olah berpikir tetapi kenyataannya tidak. Seperti kata &#8220;harus&#8221; yang terdapat dalam kalimat kucing yang lapar harus makan, kata &#8220;harus&#8221; disini adalah sesuatu yang tidak akan bisa diganti, contoh lain adalah gelas kaca yang jatuh ke tanah harus pecah. Lha hal-hal tersebut tidak akan bisa diubah karena memang sudah menjadi hukum alam bahwa kucing yang lapar akan makan, gelas kaca yang jatuh ke tanah akan pecah. Sebaliknya dengan manusia, pada manusia kata &#8220;harus&#8221; yang digunakan tidak mesti akan dilakukan manusia. Contohnya, orang yang lapar harus makan. Keharusan dalam kalimat ini bisa dilawan oleh manusia dengan cara puasa atau mogok makan. Juga terdapat dalam kalimat, peraturan lalu lintas harus ditaati masyarakat, namun masyarakat bisa saja dengan kehendak bebasnya melanggar peraturan lalu lintas. Kalau dalam bahasa inggris kata harus yang digunakan untuk manusia adalah should dan untuk hukum alam menggunakan kata must. Sehingga hanya manusia yang patut menjadi pemimpin di bumi ini. Karena manusia tercipta sempurna diantara makhluk-makhluk lain di bumi ini.</p>
<p>Bagaimana kedudukan alam bagi manusia?<br />
Alam beserta segala yang ada di bumi adalah alat kita untuk memimpin dan sebagai kita memimpin bumi ini agar bisa mendapatkan suatu karya besar yang dapat memperbaiki masyarakat yang rusak ini. Bayangkan saja bila tak ada alam, kita harus makan apa? tinggal dimana? bagaimana kita bisa hidup bila tak memanfaatkan alam yang melimpah ruah ini. Tak akan ada sesuatu yang tidak bermanfaat di bumi ini, sampah yang sudah terbuang pun masih bisa dimanfaatkan dengan mendaur ulang sampah-sampahnya itu. Demi menyempurnakan diri kita sebagai manusia, ayo kita lestarikan dan manfaatkan alam ini dengan sebaik-baiknya.<br />
Aku sering melihat paham-paham yang menyetarakan manusia dengan alam, jelas-jelas kita berbeda, bagaimana caranya menyetarakan sesuatu yang tidak memiliki kesamaan sama sekali.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=47&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/28/47/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Phobia dan Ketakutan</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/24/phobia-dan-ketakutan/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/24/phobia-dan-ketakutan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 14:27:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[curcol]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[takut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[phobia adalah sebuah ketakutan yang bisa disebabkan oleh trauma dari pengalaman-pengalaman hidupnya. Karna menganggap hal itu bisa membahayakan bagi dirinya dan menempati tingkat kesebahagiaan minim, penderitaan maksimal.Itulah sebuah ketakutan yang sudah menjadi fitrah manusia. Sebuah ketakutan seperti phobia juga disebabkan karena lingkungan sekitar yang mengajarinya untuk menjauhi sebuah sumber ketakutan itu. Contoh orang takut ketinggian, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=38&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>phobia adalah sebuah ketakutan yang bisa disebabkan oleh trauma dari pengalaman-pengalaman hidupnya. Karna menganggap hal itu bisa membahayakan bagi dirinya dan menempati tingkat kesebahagiaan minim, penderitaan maksimal.Itulah sebuah ketakutan yang sudah menjadi fitrah manusia.<span id="more-38"></span><br />
Sebuah ketakutan seperti phobia juga disebabkan karena lingkungan sekitar yang mengajarinya untuk menjauhi sebuah sumber ketakutan itu.<br />
Contoh orang takut ketinggian, tak mungkin orang yang takut tak memiliki landasan kuat untuk mengatakan itu menakutkan. Orang yang phobia ketinggian pastilah takut jatuh, kalau jatuh ia akan meninggal, lalu takut meninggalkan hidupnya didunia, kemudian takut menjalani hidup di akhirat karena semua perbuatannya.<br />
Orang bisa mengalami takut ketinggian karena dulu ia pernah jatuh dari ketinggian,atau melihat lingkungannya jatuh dari ketinggian. Itulah sebuah ketakutan.</p>
<p>Sekarang aku akan berbagi cerita tentang pengalaman ketakutanku akan suatu hal. Aku takut akan keramaian. Mungkin banyak orang akan mengatakan aku aneh, namun memang itulah yang terjadi. Kalian tahu kenapa?<br />
Sejak kecil aku tak pernah pergi ke luar rumah untuk bermain bersama teman-teman, dan juga lingkungan rumah yang terletak di perumahan nan sepi, membuat aku berpikir sepi adalah bagian dari hidupku.<br />
Aku dulu pernah punya pengalaman buruk di tengah keramaian. Tampangku yang memang bisa dibilang lumanyan agak hancur,membuatku minder berada di tengah masyarakat luas. Aku sering terabaikan di tengah orang banyak karna aku ada tanpa kelebihan.<br />
Aku merasa trauma akan semua hal itu. Tapi pelajaran yang bisa ku ambil, aku bertekad untuk menghapus sumber-sumber ketakutan itu dari pikiranku. Awalnya memang tak mudah dan sering gagal, tapi tak berhenti dari kegagalanku hari ini aku bisa sukses melakukannya. Hari dimana memang tak ingin kulewatkan karna takut, malah membuat aku bisa menghapuskan sumber ketakutanku.<br />
Di sana aku merasa dihargai walau tak ada yang bisa ku banggakan. Aku telah banyak mendapatkan pelajaran bahwa tak semua memiliki kelebihan yang mencolok. Namun kita bisa meminimalisir segala kekurangan, tapi bukan dengan cara kita menutupinya dan menjadi diri orang lain agar bisa terlihat kelebihannya. Tapi mencoba menjadi diri sendiri itu mendatangkan kepuasan batin yang luar biasa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=38&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/24/phobia-dan-ketakutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dunia perfilman Indonesia yang kuharapkan</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/09/perfilman-indonesia/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/09/perfilman-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 13:23:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/09/dunia-perfilman-yang-kuharapkan/</guid>
		<description><![CDATA[Semakin bosan menonton tayangan televisi yang agak tak berbobot, tak bermanfaat, malah menjerumuskan ke arah buruk. Tayangan televisi yang hanya memberitakan aib-aib orang yang tidak penting dan tidak patut jadi contoh yang baik. Dan juga film-film yang dihadirkan tidak seberapa mengandung nilai-nilai penting untuk dijadkan pegangan hidup dalam kehidupan nyata. Bahkan banyak yang malahan membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=31&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semakin bosan menonton tayangan televisi yang agak tak berbobot, tak bermanfaat, malah menjerumuskan ke arah buruk. Tayangan televisi yang hanya memberitakan aib-aib orang yang tidak penting dan tidak patut jadi contoh yang baik.<span id="more-31"></span> Dan juga film-film yang dihadirkan tidak seberapa mengandung nilai-nilai penting untuk dijadkan pegangan hidup dalam kehidupan nyata. Bahkan banyak yang malahan membuat anak kecil yang masih rawan dengan dunia luar dan juga masih perlu didampingi oleh orang tuanya saat menonton televisi jadi memiliki moral yang buruk karena mencontoh apa yang ia lihat dari televisi khususnya yang ada di Indonesia. Yah walaupun ku akui memang ada beberapa film di Indonesia yang menurutku layak dipertontonkan seperti laskar pelangi, sang pemimpi, dan ada beberapa lainnya. Mungkin memang kata-kata ini lumayan kejam, tetapi memang itu yang aku pikirkan tentang perfilman di Indonesia yang hanya bisa membuat film dan sinetron-sinetron tentang percintaan, atau apapun itu yang benar-benar tak bermanfaat sama sekali, yang tak penting dan hanya membuang-buang waktu, pikiran, dan energi kita yang berdampak membuat kita cepat lelah. Dan gelombang yang ditimbulkan membuat kita menggunakan otak tidak maksimal. Dan kalau boleh mengomentari film horor di Indonesia, aku merasa film horor di Indonesia itu bukan kengerian atau ketakutannya yang ditayangkan. Malah menurutku mereka condong ke arah pornografi atau apalah itu yang bisa merusak moral bangsa. Kalau dibandingin dengan film-film barat, di barat itu mungkin film film yang berbau pornografi itu diselipkan di dalam film-film action, dan memang mereka sudah canggih dan juga memiliki biaya besar untuk pembuatan filmnya. Mungkin Indonesia ingin seperti itu tetapi tidak memiliki dana yang besar untuk pembuatan film action, sehingga mereka memasukkannya dalam film horor biar bisa menarik para penonton. Tapi itulah salah satu penyebab rusaknya moral bangsa. Cerita-cerita yang menurutku patut diacungi jempol itu film red cliff dari china, man of honour, lorenzo oil, dan masih ada beberapa yang lainnya. Aku sering mendengar teman-temanku membicarakan film twilght, new moon, yang sedang marak-maraknya di masyarakat sekarang, tapi apa gunanya kita menonton itu? Apa bisa kita ambil hikmah positif yang terkandung di dalamnya.<br />
Memang aku yakin orang yang membuat film-film itu memiliki tujuan masing-masing dalam pembuatan filmnya.<br />
Aku hanya berharap untuk dunia perfilman Indonesia ke depannya bisa lebih baik dan sesuai tujuan adanya sebuah media untuk sebuah perubahan masyarakat dan memberi nilai-nilai yang bisa dijadikan pegangan menghadapi persoalan di dunia..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=31&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/09/perfilman-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hidup itu tak mengalir seperti air</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/09/hidup-itu-tak-mengalir-seperti-air/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/09/hidup-itu-tak-mengalir-seperti-air/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 00:58:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[menuju kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Aku sering sekali mendengar orang berkata kalau hidupnya mengalir seperti air atau berkata  biarkan hidup ini mengalir seperti air. Tapi pada kenyataannya apa mungkin begitu? Berarti kita tidak memiliki tujuan hidup di dunia ini? Omong-omong tentang tujuan, kita hidup di dunia ini dengan berbagai macam masalah. Nah kalau hidup itu mengalir seperti air, itu artinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=19&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku sering sekali mendengar orang berkata kalau hidupnya mengalir seperti air atau berkata  biarkan hidup ini mengalir seperti air. Tapi pada kenyataannya apa mungkin begitu? Berarti kita tidak memiliki tujuan hidup di dunia ini?</p>
<p><span id="more-19"></span></p>
<p>Omong-omong tentang tujuan, kita hidup di dunia ini dengan berbagai macam masalah. Nah kalau hidup itu mengalir seperti air, itu artinya kita membiarkan masalah itu sampai menumpuk, sampai masalah itu selesai dengan sendirinya. Kalau dipikir-pikir tidak mungkin masalah bisa selesai tanpa ada yang menyelesaikan. Dan kalau masalah itu dibiarkan menumpuk bisa menyebabkan gangguan jiwa, stress, hingga kematian. Sehingga tidak mungkin kita membiarkan hal itu terjadi pada kita. Masalah yang selesai itu pun merupakan bagian dari tujuan hidup ini. Tapi masalah yang manakah yang sebenarnya perlu sekali untuk diselesaikan? Itu adalah masalah kerusakan masyarakat di dunia.</p>
<p>Kalau kita pikirkan dan kita hayati berapa banyak kita melihat kerusakan di lingkungan kita, bahkan dari diri kita sendri? Dari kerusakan moral, kebodohan, dll. Mulai dari anak jalanan hingga pemerintahan, bisa-bisa tak terhitung jumlahnya.</p>
<p>Apa yang terjadi bila dunia ini rusak akibat dari kerusakan masyarakat? Lantas bagaimana dengan misi khalifah fil &#8216;ardl? Yaitu menjadi pemimpin di bumi, dan menghindarkannya dari kerusakan bisa tercapai? Tanpa sebuah perubahan besar, Indonsia tidak akan bisa keluar dari keterpurukannya.  Tanpa sebuah perubahan besar, Indonesia tidak akan bisa membanggakan dirinya.</p>
<p>Dengan posisi kita sebagai manusia, kita seharusnya bisa menempatkan diri di masyarakat agar kita bisa berpengaruh bagi orang lain, agar kita bisa memberikan perilaku positif terhadap masyarakat, agar bisa mengurangi kerusakan-kerusakan di bumi beserta dampak-dampaknya. Itulah kebermaknaan kita sebagai seorang yang memiliki misi khalifah fil &#8216;ardl.</p>
<p>Sehingga bisa disimpulkan bahwa &#8220;Hidup itu bukan mengalir seperti air, melainkan seperti perahu yang berjalan sesuai dengan arah kemudi nahkodanya&#8221;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=19&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/09/hidup-itu-tak-mengalir-seperti-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang berjiwa besar</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/07/orang-berjiwa-besar/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/07/orang-berjiwa-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 14:07:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[menuju kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/07/orang-berjiwa-besar/</guid>
		<description><![CDATA[seseorang yang besar tidak meminta perhatian orang lain, orang besar itu berdiri dengan tegak mengakui kebenaran dan kesalahannya, orang besar itu empati, orang besar itu tidak berjalan dengan perasaan berlebihan, orang besar itu independent, tapi independent itu untuk kebaikan semua. pertimbangan akal,penempatan perasaan pada waktunya, tidak ada manusia yang hina, tidak ada kesepian, kesepian itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=16&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>seseorang yang besar tidak meminta perhatian orang lain, orang besar itu berdiri dengan tegak mengakui kebenaran dan kesalahannya, orang besar itu empati, orang besar itu tidak berjalan dengan perasaan berlebihan, orang besar itu independent, tapi independent itu untuk kebaikan semua. pertimbangan akal,penempatan perasaan pada waktunya, tidak ada manusia yang hina, tidak ada kesepian, kesepian itu kehinaan, kehinaan itu ada dalam pikiran manusia<span id="more-16"></span></p>
<p>makasih buat kata-katanya&#8230;<br />
bikin aku semangat&#8230;<br />
 <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
mungkin kamu tak tahu betapa berharganya kata-kata itu..<br />
karena itu yang telah membuatku sadar untuk tidak meminta dan tidak ingin perhatian lebih dari orang lain. Karna aku apa adanya, karna Allah selalu tahu tanpa aku memintanya untuk memperhatikan aku&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=16&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/07/orang-berjiwa-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>selalu datang penyelamat</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/07/selalu-datang-penyelamat/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/07/selalu-datang-penyelamat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 13:43:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[curcol]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/07/selalu-datang-penyelamat/</guid>
		<description><![CDATA[Entah mengapa rasanya aku beruntung akhir-akhir ini. Apalagi waktu musim hujan tahun ini. Aku menemui banyak penyelamat hidupku. Yang pertama orang yang menyelamatkan tasku beserta uang spp dari para penjahat. Aku tak menyangka akan ada peristiwa itu kemarin. Aku kebingungan mencari-cari tasku yang tiba-tiba saja hilang dari locker perpustakaan kota Surabaya. Tapi akhirnya mbak yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=13&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Entah mengapa rasanya aku beruntung akhir-akhir ini. Apalagi waktu musim hujan tahun ini. Aku menemui banyak penyelamat hidupku. Yang pertama orang yang menyelamatkan tasku beserta uang spp dari para penjahat.<span id="more-13"></span> Aku tak menyangka akan ada peristiwa itu kemarin. Aku kebingungan mencari-cari tasku yang tiba-tiba saja hilang dari locker perpustakaan kota Surabaya. Tapi akhirnya mbak yang berjibab itu bertanya padaku. &#8220;Kamu lagi nyari apa dek?&#8221;. Aku keget, tak sekalipun aku mengenalnya. Lantas dia bilang kalau tasku sudah diamankan olehnya dari para orang usil. Dia menaruh tasku di lockernya yang dikunci. Maklum banyak kunci yang hilang disana. Betapa beruntungnya aku bertemu dengannya waktu itu. Ternyata masih ada orang yang peduli meski tak kenal satu sama lain.</p>
<p>Buat mbak yang sudah menyelamatkan tas beserta uang sppku&#8230;<br />
makasih ya&#8230;..<br />
 <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Memang seharusnya rasa empati itu harus ditanam sejak dini, empati itu tak pandang bulu. Siapapun yang akan kita tolong dan juga siapapun yang telah menolong jangan ada rasa sok jadi pahlawan, sombong, atau malah tidak mau dibantu karena dia merasa dirinya lebih dari yang menolongnya&#8230;</p>
<p>Aku janji pada diriku sendiri akan menanamkan sifat itu..<br />
Karna aku merasa, hingga saat ini rasa kepedulianku kurang dari yang lain.<br />
bantulah aku berubah..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=13&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/07/selalu-datang-penyelamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ayo kita adakan perubahan</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/04/ayo-kita-adakan-perubahan/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/04/ayo-kita-adakan-perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 16:01:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[menuju kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/04/ayo-kita-adakan-perubahan/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap detik, bahkan setiap kita berkedip sekalipun, kerusakan masyarakat di dunia ini semakin banyak. Semoga jiwa kita tak terhenti untuk membenahi diri kita, memperbaiki diri untuk mendapat cinta suci, cinta ilahi. Untuk membenahi negeri agar menjadi masyarakat madani. Ayo kita bersatu, kita melangkah bersama demi cita kita yang sama, cita kita yang besar, dan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=8&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap detik, bahkan setiap kita berkedip sekalipun, kerusakan masyarakat di dunia ini semakin banyak. Semoga jiwa kita tak terhenti untuk membenahi diri kita, memperbaiki diri untuk mendapat cinta suci, cinta ilahi. Untuk membenahi negeri agar menjadi masyarakat madani. Ayo kita bersatu, kita melangkah bersama demi cita kita yang sama, cita kita yang besar, dan yang benar. Bekal tuk masa depan itu hanya membangun suatu budaya  dan mengadakan perubahan masyarakat, berpikir dan senantiasa berkreasi. Memiliki niat yang kuat, dan bulatkan tekad bersama saudara-saudara kita yang satu cita dan asa menjadi diri ini dikobarkan oleh semangat, semangat yang tiada akan pudar, yang tiada akan luluh.<span id="more-8"></span> Ayo kita songsong suatu perubahan. Perubahan dan pembangunan masyarakat madani. Berjuanglah wahai sobat sampai kemenangan kita dapatkan. Kita disini tidaklah sendiri, banyak saudara yang akan membantu kita. Kita semua saudara, memiliki ikatan batin dan satu cita, memiliki empati tinggi, rendahkan egomu. Perbaiki sistem&#8230; di dunia ini kita tinggal di dalam sebuah sistem. Perjuangan di depan mata, ayo kita bersama melangkah menuju suatu perubahan&#8230;SEMANGAT!SEMANGAT!</p>
<p>tulisan ini terinspirasi oleh sebuah lagu yang mengobarkan semangatku selagi aku berputus asa..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=8&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/04/ayo-kita-adakan-perubahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku bukan siapa-siapa</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/04/aku-bukan-siapa-siapa/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/04/aku-bukan-siapa-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 15:19:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[curcol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/04/aku-bukan-siapa-siapa/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin hanya aku yang merasa iba,atau juga karena memang aku yang melebih-lebihkan. Kita semua sama dihadapanNya. Malah menurutku, pengabdianku,pengillahanku, masih belum ada apa-apanya dengan kalian. Jangan pernah sebut aku orang kaya! Aku tidak suka mendengar satu kata itu. Karna aku tidak begitu. Asal kalian tahu, yang kaya itu bukan aku tapi orangtuaku. Aku saja cuma [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=7&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin hanya aku yang merasa iba,atau juga karena memang aku yang melebih-lebihkan. Kita semua sama dihadapanNya. Malah menurutku, pengabdianku,pengillahanku, masih belum ada apa-apanya dengan kalian.<span id="more-7"></span> Jangan pernah sebut aku orang kaya! Aku tidak suka mendengar satu kata itu. Karna aku tidak begitu. Asal kalian tahu, yang kaya itu bukan aku tapi orangtuaku. Aku saja cuma dapat pas pasan. Bahkan menurutku lebih kurang d bandingkan dengan teman-teman yang lain. Aku ingin membantu kalian atas kelebihanku. Apapun yang aku punya demi menciptakan masyarakat madani, apapun itu asal tujuanku di dunia tercapai aku siap membantu. Sudah dua kali aku menundukkan kepalaku karena mendengar mereka berkata sesuatu yang membuatku benar-benar malu sebagai anak orang kaya. Aku melihat sodara-sodaraku lapar,melihat mereka bekerja keras tiada lelah, dan tak sengaja mendengarnya saat berkata &#8220;aku makan mi instan tadi pagi&#8221; padahal itu sudah sore, atau melihat tingkah mereka yang baru merasakan sepotong pizza. Rasanya hatiku tersayat. Aku tidak bisa memberi apa-apa buat mereka yang sudah banyak memberiku sesuatu yang bermanfaat. Maaf.. maaf..maaf.. Aku akan berusaha menjadi agen sebaik mungkin demi masyarakat madani.. semangat..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=7&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/04/aku-bukan-siapa-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tahun baru yang mengadakan perubahan</title>
		<link>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/02/tahun-baru-yang-mengadakan-perubahan/</link>
		<comments>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/02/tahun-baru-yang-mengadakan-perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 06:41:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zalipunya</dc:creator>
				<category><![CDATA[menuju kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[pendapat]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zalipunya.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin  hampir  semua  orang  merayakan  tahun  baru  2010  ini  dengan  bersenang-senang  bersama  keluarga,  sahabat,  teman.  Mungkin  ada beberapa  dari  mereka yang  mengadakan  pengevaluasian  diri atas tahun  yang telah  dilalui.  Bermacam-  macam  cara  bisa dilakukan  untuk merayakan  tahun  baru  ini.  Bisa  dengan  hura-hura  atau  menjadikannya  sebuah  penghayatan.  Banyak  pilihan  yang  bisa  dipilih.  Tapi  freewill  seseorang  akan  memilih  sesuai  dengan  kebutuhannya  yang  bisa  memberikan  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=4&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Mungkin  hampir  semua  orang  merayakan  tahun  baru  2010  ini  dengan  bersenang-senang  bersama  keluarga,  sahabat,  teman.  Mungkin  ada beberapa  dari  mereka yang  mengadakan  pengevaluasian  diri atas tahun  yang telah  dilalui.  Bermacam-  macam  cara  bisa dilakukan  untuk merayakan  tahun  baru  ini.  Bisa  dengan  hura-hura  atau  menjadikannya  sebuah  penghayatan.  Banyak  pilihan  yang  bisa  dipilih.  Tapi  freewill  seseorang  akan  memilih  sesuai  dengan  kebutuhannya  yang  bisa  memberikan  sebuah  kepuasan  dan  manfaat.  Tapi  apakah  semua  cara  itu  layak  untuk  dilakukan?<span id="more-4"></span></p>
<p>Apa  yang  terjadi  bila kita  merayakannya  dengan  hura-hura?  Pertama,  apa  yang  kita  lakukan  dengan  hura-hura?  Berbelanja?  Ngobrol  dengan  teman,  keluarga,  sahabat?  Memainkan  kembang  api?  Makan-makan?  Jika  dilihat  satu  per  satu,  apakah  hal  itu  menyenangkan?  Jujur,  kalau  menurutku  itu  adalah  hal  yang  begitu  menyenangkan,  karena  aku  memang  jarang  melakukan  hal  itu,  bahkan  hampir  tidak  pernah,  kecuali  bersama  keluargaku,  karena  mereka  begitu  overprotektif  terhadapku.  Sehingga  aku  tidak  bisa  melakukan  sesuatu  seperti  yang  dilakukan  oleh  teman- temanku  yang  lain.  Apalagi  kalau  bersama  keluarga  itu juga  tidak  mendapatkan  kebahagiaan  yang besar,  malah  hanya  mendapatkan  capek  karena  hanya  menemani  mereka  yang  juga  memiliki  sifat  senioritas  tinggi.  Mau  bagaimana  lagi,  aku  menjadi  anak  yang  benar &#8211; benar  tidak  pernah jalan &#8211; jalan  sama  teman &#8211; temanku.  Bahkan  keluar  untuk  mengerjakan  tugas  di  malam  hari aja  tidak  boleh.  Hiyaaaa…  kok  malah  jadi  curhat.</p>
<p>Lanjut  ke  topik  permasalahan.</p>
<p>Tapi  apakan  dengan  hura &#8211; hura  kita  bisa  mendapatkan  manfaat  yang  besar?  Jawabannya  adalah  tidak.  Malah  menurutku  dengan  berhura &#8211; hura,  kita memperbesar  hedonisme  kita  yang  malah  mengarah  ke sebuah  kegagalan,  kita  menjadi  pemalas,  dan  tidak  mau  bekerja  keras.  Kita  juga  mengahambur &#8211; hamburkan  uang  untuk  itu.  Hal  itu  bisa  juga  menimbulkan  rasa  “ingin”  di hati  orang &#8211; orang  yang  tidak  mampu.  Kalau  ditarik  garis  merah,  maka,  orang  yang  tidak  mampu  itu  bisa  saja  melakukan  sebuah  tindak  kriminal  karena  begitu  inginnya  merayakan  tahun  baru  secara  besa &#8211; besaran.  Bahkan  bisa  mengakibatkan  beragam  dampak &#8211; dampak  lainnya,  misalnya  kecelakaan.</p>
<p>Sehingga  apa  makna  tahun baru  yang  sebenarnya?</p>
<p>Tahun  baru  adalah  tahun  dimana  kita  memperbarui  diri,  pribadi,  pikiran,  sehingga  menjadi  lebih  baik  dari  tahun  sebelumya.  Menurtku  apalah  arti  perayaan  tahun  baru  tanpa  adanya  perubahan  bagi  diri  sendiri  dan tanpa  keinginan  untuk  mengubah  lingkungan  kita  menjadi  baik  juga.  Jadi  buat  apa  kita  marayakan  tahu  baru  secara  besar &#8211; besaran  tanpa  dua  hal  itu  tadi?</p>
<p>Jadi  bagaimana  cara  menyikapi  perayaan  tahun  baru?</p>
<p>Menurutku,  alangkah  baiknya  kalau  kita  merayakan  tahun  baru  dengan  merenung,  menyelami  isi diri,  mengevaluasi  diri,  merencanakan  sesuatu  yang  menjadi  target  kita  di  tahun &#8211; tahun  berikutnya.  Tapi  bukan  hanya  untuk  hari  itu  saja,  kita  juga  menanamkan  kekonsistenan  dalam  hati  dan  pikiran  serta  menghayatinya  agar  bisa  menjalankan  target,  misi,  dan  rencana  untuk  tahun  depan.  Dengan  begitu  bukan  hanya  manfaat  yang  kita  dapat  tetapi  juga  kebahagiaan  dari  sisi  karena  puas  bisa  menjalankan  rencana  dengan  baik.</p>
<p>“orang &#8211; orang  yang  sukses  adalah  orang &#8211; orang  yang  mengadakan  perubahan.”</p>
<p>Timbul  pertanyaan,  bagaimana  merenung  yang  benar?</p>
<p>Merenung  itu  bukan  hanya  mengulang  kembali  dalam  otak,  dengan  mengingat &#8211; ngingat  kejadian  masa  lalu.  Akan  tetapi,  kita  merenung  dengan  mencari &#8211; cari  sumber  suatu  kegagalan  kita,  dan  keberhasilan  kita.  Sehingga  kita  bisa  memperbaiki  diri  agar  tidak  mengulangi  sumber  kegagalan  itu,  dan  memaksimalkan  sumber  keberhasilan  itu  agar  bisa  berhasil  lagi  di  tahun  berikutnya.  Menyelesaikan  dengan  menangis?  Menangislah  bila  perlu  untuk  menambah  penghayatan,  tapi  tujuan  utama  sebuah  renungan  bukanlah  menangis,  melainkan  sebuah  perubahan  baru.  Buat  apa  menangis  sampai  air mata  habis  tetapi  tidak  ada  perubahan  yang  ditimbulkan?  PERCUMA.  Namun  bagiku  mengangis  adalah  sebuah  sasaran  dimana  itu  artinya  kita  sudah  bisa  menghayati  diri  kita,  memahami,  dan  mengenal  diri  kita  jauh  lebih  dalam  lagi.  Seperti  bercermin  ke  belakang,  untuk  menghadapi  cermin &#8211; cermin  di  depan  yang  sudah  menanti  kedatangan  kita.  Sampai  tiba  saatnya  pada  cermin  yang  terakhir,  dimana  ada  kebahagiaan  atau  kesengsaraan  yang  abadi  telah  menanti.  Jadi  rencanakan  hidupmu  sampai   pada  cermin  yang  terakhir,  karena  waktu  tidak  dapat diulang  kembali.  Buat  apa  menyia &#8211; nyiakan  hidup  ini?  Manage  waktu  dengan  maksimal  dan  efisien..</p>
<p>“Demi  masa.  Sesungguhnya  manusia  itu  benar &#8211; benar  berada  dalam  kerugian,  kecuali  orang &#8211; orang  yang  beriman  dan  mengerjakan  amal  saleh  dan  nasihat  menasihati  supaya  menaati  kebenaran  dan nasihat  menasihati  supaya  menetapi  kesabaran”  (QS .  Al  ‘Ashr  :  1-3)</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zalipunya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zalipunya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zalipunya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zalipunya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zalipunya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zalipunya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zalipunya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zalipunya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zalipunya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zalipunya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zalipunya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zalipunya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zalipunya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zalipunya.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zalipunya.wordpress.com&amp;blog=11204485&amp;post=4&amp;subd=zalipunya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zalipunya.wordpress.com/2010/01/02/tahun-baru-yang-mengadakan-perubahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fe1b41896eec1f6c2cfd4af67f584b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zalipunya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
