Semakin bosan menonton tayangan televisi yang agak tak berbobot, tak bermanfaat, malah menjerumuskan ke arah buruk. Tayangan televisi yang hanya memberitakan aib-aib orang yang tidak penting dan tidak patut jadi contoh yang baik. Dan juga film-film yang dihadirkan tidak seberapa mengandung nilai-nilai penting untuk dijadkan pegangan hidup dalam kehidupan nyata. Bahkan banyak yang malahan membuat anak kecil yang masih rawan dengan dunia luar dan juga masih perlu didampingi oleh orang tuanya saat menonton televisi jadi memiliki moral yang buruk karena mencontoh apa yang ia lihat dari televisi khususnya yang ada di Indonesia. Yah walaupun ku akui memang ada beberapa film di Indonesia yang menurutku layak dipertontonkan seperti laskar pelangi, sang pemimpi, dan ada beberapa lainnya. Mungkin memang kata-kata ini lumayan kejam, tetapi memang itu yang aku pikirkan tentang perfilman di Indonesia yang hanya bisa membuat film dan sinetron-sinetron tentang percintaan, atau apapun itu yang benar-benar tak bermanfaat sama sekali, yang tak penting dan hanya membuang-buang waktu, pikiran, dan energi kita yang berdampak membuat kita cepat lelah. Dan gelombang yang ditimbulkan membuat kita menggunakan otak tidak maksimal. Dan kalau boleh mengomentari film horor di Indonesia, aku merasa film horor di Indonesia itu bukan kengerian atau ketakutannya yang ditayangkan. Malah menurutku mereka condong ke arah pornografi atau apalah itu yang bisa merusak moral bangsa. Kalau dibandingin dengan film-film barat, di barat itu mungkin film film yang berbau pornografi itu diselipkan di dalam film-film action, dan memang mereka sudah canggih dan juga memiliki biaya besar untuk pembuatan filmnya. Mungkin Indonesia ingin seperti itu tetapi tidak memiliki dana yang besar untuk pembuatan film action, sehingga mereka memasukkannya dalam film horor biar bisa menarik para penonton. Tapi itulah salah satu penyebab rusaknya moral bangsa. Cerita-cerita yang menurutku patut diacungi jempol itu film red cliff dari china, man of honour, lorenzo oil, dan masih ada beberapa yang lainnya. Aku sering mendengar teman-temanku membicarakan film twilght, new moon, yang sedang marak-maraknya di masyarakat sekarang, tapi apa gunanya kita menonton itu? Apa bisa kita ambil hikmah positif yang terkandung di dalamnya.
Memang aku yakin orang yang membuat film-film itu memiliki tujuan masing-masing dalam pembuatan filmnya.
Aku hanya berharap untuk dunia perfilman Indonesia ke depannya bisa lebih baik dan sesuai tujuan adanya sebuah media untuk sebuah perubahan masyarakat dan memberi nilai-nilai yang bisa dijadikan pegangan menghadapi persoalan di dunia..

dyahdisini said,
January 18, 2010 @ 7:54 am
setuju…
turunkan harga bioskop!!
zalipunya said,
January 18, 2010 @ 2:32 pm
kyaaa…
gratisan ae lbh enk..